Ghumah Baghi, Rumah Tradisional Besemah yang Kaya Makna Filosofi

Ghumah Baghi, Rumah Tradisional Besemah yang Kaya Makna Filosofi

Gumah Baghi Pagaralam. Foto : Dok/REL--

Sedang versi yang lain mengatakan, proses pembawaan kayu-kayu pulai bahan utama pembuatan rumah baghi dibantu oleh hewan ternak, semisal sapi atau kerbau.

Terlepas dari kedua versi tersebut, dapat disimpulkan bahwa sejak dahulu masyarakat adat Besemah sudah memiliki daya cipta dan seni yang sangat tinggi. 

BACAJUGA : Peninggalan Purbakala Empat Lawang 

BACA JUGA : 6 Peninggalan Bersejarah di Kabupaten Empat Lawang 

Hal tersebut juga tercermin dari bentuk fisik dan ornamen yang ada pada eksterior dan interior bangunan rumah. 

Apalagi pewaris rumah baghi sudah membuktikan meski sudah berumur ratusan tahun, rumah baghi yang ada di Desa Tegurwangi, Pagaralam, Sumatera Selatan, masih berdiri kokoh hingga saat ini. 

Hanya saja dibutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah dan masyarakat luas untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan salah satu kebudayaan nusantara yang adiluhung ini. 

(Rer)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: