Ganjar-Sandi Dianggap Cocok, Ini Jawaban PDIP!

Ganjar-Sandi Dianggap Cocok, Ini Jawaban PDIP!

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.-disway.id-

JAKARTA, RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menilai, Sandiaga Uno cocok untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.

Pernyataan itu disampaikan Mardiono, setelah bertemu empat mata dengan Sandiaga, di kediamannya di Permata Hijau, Jakarta, Sabtu (22/4/2023) lalu.

BACA JUGA:Sandiaga Uno Berpeluang Diusulkan PPP Jadi Cawapres?, PAN Angkat Bicara

“Menurut saya sih cocok, karena waktu itu Pak Presiden juga sudah mengatakan cocok. Jadi, Ganjar dengan Pak Sandi cocok,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan, pernyataan Ganjar-Sandi cocok, sangat wajar jika disampaikan oleh Muhammad Mardiono. 

BACA JUGA:Manuver Politik? Sandiaga Uno Kunjungi 4 Pimpinan Parpol

"Setiap ketua umum partai mempunyai pandangan yang berbeda. Pemetaan atas politik yang berkembang, ya kami menghormati pendapat dari setiap ketum," ujar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Senin (24/4/2023).

Meskipun begitu, Hasto meluruskan bahwa untuk penentuan Calon Wakil Presiden (Cawapres) sendiri, pihak PDI Perjuangan akan melakukan pengerucutan nama. 

BACA JUGA:Ganjar Pranowo Ternyata Tajir Melintir, Berikut Jumlah Harta Kekayaannya!

"Sebagaimana pengalaman 2014 dan 2019, akan ada pengerucutan terhadap siapa yang akan mendampingi pak Ganjar Pranowo," kata Hasto.

Namun, Hasto masih enggan memberitahu kepada media terkait kapan pengerucutan tersebut akan dilakukan, mengingat saat ini PDI Perjuangan baru alsaja melakukan rapat DPP yang dipimpin langsung oleh Puan Maharani. 

BACA JUGA:Lha Kok! Ada Perjanjian Politik Bahas Ganjar, Anies dan Prabowo Hingga Puan Maharani?

Bahkan dirinya mengaku bahwa nama-nama cawapres masih menjadi teka-teki untuk PDI Perjuangan sendiri. 

"Sekarang katakanlah itu masih menjadi teka-teki tapi kalau kita baca dinamika yang berkembang dari harapan rakyat sebenarnya ada suatu arah yang jelas," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: