Heboh! Pemotongan Gaji Guru 2025, PNS atau PPPK yang Lebih Terdampak?

Heboh! Pemotongan Gaji Guru 2025, PNS atau PPPK yang Lebih Terdampak?-ist-
RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Wacana pemotongan gaji guru pada tahun 2025 memicu perhatian serius dari kalangan pendidik dan masyarakat.
Rencana ini dikabarkan sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk menyesuaikan anggaran pendidikan dengan kondisi ekonomi negara.
Meskipun belum ada keputusan final, prediksi bahwa nominal potongan akan signifikan membuat banyak pihak khawatir.
Kekhawatiran ini tidak hanya menyangkut kesejahteraan guru, tetapi juga dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
BACA JUGA:Jangan Sampai Ketinggalan! Begini Cara Cek Pengumuman Lulus PPPK 2024 Tahap I
Berbagai asosiasi guru mendesak pemerintah untuk melakukan dialog lebih lanjut guna memastikan kebijakan ini berjalan secara adil dan berimbang.
Perbedaan Potongan Gaji Guru PNS dan PPPK
Guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menghadapi potongan gaji yang berbeda.
Berikut rincian perbedaan tersebut:
BACA JUGA:Wajib Tahu! Ini Langkah-Langkah Persiapan Pelantikan PPPK 2024 yang Harus Diperhatikan
1. Potongan Gaji Guru PNS
- Iuran Wajib Pegawai (IWP): PNS dikenakan potongan sebesar 8% dari gaji pokok, terdiri dari 3,25% untuk Tabungan Hari Tua (THT) dan 4,75% untuk Premi Pensiun. Contoh, seorang PNS golongan III/A dengan masa kerja nol tahun memiliki potongan IWP sebesar Rp206.352 per bulan.
- BPJS: Potongan BPJS sebesar 5% dari gaji bruto, dengan 1% ditanggung PNS dan 4% oleh pemerintah.
- Tunjangan Beras dan PPh Pasal 21: Tunjangan beras dalam bentuk natura dan Pajak Penghasilan Pasal 21 juga termasuk dalam potongan, meskipun PPh sepenuhnya ditanggung negara.
- Tapera: Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) memotong 3% dari gaji, terdiri dari 2,5% kontribusi pekerja dan 0,5% pemberi kerja.
- Potongan Lain-lain: Termasuk sewa rumah dinas, utang, atau tunggakan lainnya.
2. Potongan Gaji Guru PPPK
- Iuran BPJS: Potongan sebesar 4% dari total gaji dan tunjangan, rata-rata Rp148.352 per bulan.
- Iuran Wajib Pegawai (IWP): Total 4,25%, mencakup 1% (Rp37.088) dan 3,25% (Rp109.909) per bulan.
- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Rp7.120 per bulan.
- Jaminan Kematian (JKN): Rp21.359 per bulan.
- Tidak Ada Potongan JHT: Hingga saat ini, PPPK tidak dikenakan potongan untuk Jaminan Hari Tua (JHT).
BACA JUGA:Rahasia Ampuh Atasi Kantuk Saat Belajar, Nomor 3 Paling Mudah Dilakukan!
Apa yang Menanti pada 2025?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: