Ajak Petani Musi Rawas Kendalikan Hama Ulat Grayak dengan Cara Tepat

Ajak Petani Musi Rawas Kendalikan Hama Ulat Grayak dengan Cara Tepat:ist--
RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan monitoring perkembangan hama pada tanaman jagung, Rabu (27/8/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelompok Tani Satan Makmur II dengan lahan jagung varietas bisi 18 seluas satu hektar yang telah berusia 35 hari setelah tanam.
Dari hasil pemantauan, ditemukan adanya serangan hama ulat grayak litura yang berpotensi menurunkan produktivitas jagung.
“Ulat grayak ini bisa menghambat pertumbuhan tanaman bahkan menurunkan hasil produksi. Hama ini biasanya aktif pada malam hari dan bersembunyi di pagi hari,” jelas Lela Yeyen, S.P, PPL Desa Air Satan.
BACA JUGA:Kepala BNNK Empat Lawang Sampaikan Terima Kasih kepada Komjen Pol. Marthinus Hukom atas Pengabdian
BACA JUGA:Skripsi Dilempar, Mahasiswa Meluap Emosi:
Ia menambahkan, munculnya hama tersebut dipicu oleh faktor cuaca, ketersediaan makanan yang melimpah, serta kondisi lingkungan yang mendukung.
Serangan ulat grayak ditandai dengan daun jagung berlubang, rusak, hingga gundul, serta meninggalkan kotoran mirip serbuk di sekitar batang tanaman.
Lela Yeyen mengingatkan para petani agar tidak lengah dalam melakukan monitoring sedini mungkin, karena hama ini merusak tanaman secara perlahan dan sulit dikendalikan jika sudah menyebar luas.
Sebagai langkah pencegahan, ia mengimbau petani untuk melakukan pengendalian hama pada sore hari, saat ulat mulai aktif.
“Pengendalian bisa dilakukan dengan penyemprotan pestisida kontak atau sistemik agar lebih efektif. Jika tidak segera ditangani, serangan hama bisa semakin meluas,” tegasnya.
BACA JUGA:Bapas Kelas II Lahat dan BNN Empat Lawang Resmi Jalin Kerja Sama Perangi Narkotika
Dengan penerapan cara pengendalian yang tepat, diharapkan produksi jagung petani tetap terjaga dan serangan hama tidak menimbulkan kerugian besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: