Peningkatan Pengawasan Penyakit Mulut dan Kuku di Sumsel untuk Cegah Penyebaran

Peningkatan Pengawasan Penyakit Mulut dan Kuku di Sumsel untuk Cegah Penyebaran

Peningkatan Pengawasan Penyakit Mulut dan Kuku di Sumsel untuk Cegah Penyebaran:ist--

RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Sebagai langkah pencegahan, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel memperketat pengawasan lalu lintas Hewan Rentan PMK (HRP).

Langkah ini termasuk pengawasan ketat terhadap pengiriman hewan dari dan ke Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu, pengawasan dilakukan dengan mengecek kelengkapan dokumen seperti Sertifikat Veteriner (SV), hasil pengujian laboratorium, dan status vaksinasi hewan terhadap PMK.

Selain itu, pemeriksaan fisik dilaksanakan untuk memastikan hewan tidak menunjukkan gejala PMK.

"Kami juga menerapkan biosekuriti, termasuk disinfeksi pada hewan dan alat angkut. Ini penting untuk memastikan tidak ada hewan terjangkit PMK yang dilalulintaskan," ujar Kostan.

BACA JUGA:Ombudsman Sumsel Terima Tujuh Laporan Menarik di Awal 2025, Soroti Masalah Pemerintah Daerah dan Pertanahan

BACA JUGA:Warga Tanjung Makmur Bersama Lurah Gotong Royong Bersihkan Sampah di Sungai Musi

Selama Januari 2025, Karantina Sumsel memeriksa 452 ekor sapi dalam 32 kali pengiriman, serta 300 ekor kambing dalam 3 kali pengiriman.

Pemeriksaan ini dilakukan sesuai prosedur ketat guna menjaga kesehatan hewan dan mencegah penyebaran PMK.

Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung saat ini berada dalam zona kuning, yang berarti kasus PMK terkendali, tetapi pengawasan terhadap lalu lintas hewan tetap diperlukan.

"Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jasa karantina memastikan kesehatan hewan sebelum pengiriman, demi mendukung upaya pencegahan PMK," tambah Kostan.

BACA JUGA:Bank Mandiri Taspen Rayakan HUT ke-10, Pj Gubernur Sumsel Apresiasi Kontribusi Ekonomi

BACA JUGA:Ombudsman Sumsel Terima Tujuh Laporan Menarik di Awal 2025, Soroti Masalah Pemerintah Daerah dan Pertanahan

Menjelang libur nasional Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek, Barantin memastikan semua layanan karantina tetap beroperasi. Hal ini mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: