Jejak Peninggalan Majapahit di Jember: Menyibak Sejarah yang Tersembunyi

Jejak Peninggalan Majapahit di Jember: Menyibak Sejarah yang Tersembunyi

Istimewa/internet--

BACA JUGA:Legenda Maung Panjalu, Harimau Jelmaan Cucu Kembar Prabu Siliwangi Menjaga Pajajaran dan Majapahit

2. Candi Deres, Purwoasri, Gumukmas

Candi Deres, yang terletak di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, merupakan reruntuhan candi yang menunjukkan ciri khas Kerajaan Majapahit.

Ditemukan pada tahun 1980-an, candi ini diperkirakan dibangun saat Raja Hayam Wuruk melakukan Tirtayatra pada tahun 1359, sebagaimana tercatat dalam Kitab Negarakertagama.

Candi Deres, yang juga dikenal sebagai Candi Reco, menyimpan beberapa artefak penting seperti patung Durga, nandi kecil, serta relief candi yang kini disimpan di Gudang Penyimpanan Benda Cagar Budaya Kabupaten Jember.

Meskipun kondisinya rusak parah, Candi Deres tetap menjadi saksi bisu sejarah penting dari masa Majapahit.

3. Patung Reco, Sukoreno, Umbulsari

Di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, terdapat replika patung reco atau arca yang dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit.

BACA JUGA:Legenda Maung Panjalu, Harimau Jelmaan Cucu Kembar Prabu Siliwangi Menjaga Pajajaran dan Majapahit

BACA JUGA:OPD Poros 7 Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Bunda Hepy Safriani

Arca asli saat ini disimpan di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jember.

Masyarakat setempat meyakini arca-arca ini adalah warisan dari Majapahit, didukung oleh penemuan batu bata yang diperkirakan berasal dari akhir abad ke-14.

Jember bukan hanya terkenal dengan potensi pertaniannya, tetapi juga menyimpan jejak sejarah dari Kerajaan Majapahit.

Situs-situs seperti Situs Beteng, Candi Deres, dan Patung Reco menjadi bukti kuat bahwa Jember pernah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Majapahit.

BACA JUGA:Menilik Kejayaan yang Tersisa dari Pabrik Karung Goni Delanggu Klaten

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: