Dikenal Kepintarannya, Ini 10 Rahasia Anak Finlandia

Dikenal Kepintarannya, Ini 10 Rahasia Anak Finlandia

Iustrasi pendidikan di finlandia--

Dikenal Kepintarannya, Ini 10 Rahasia Anak Finlandia

EMPAT LAWANG, RAKYATEMPTLAWANG.DISWAY.ID - Anak-anak Finlandia terkenal karena sistem pendidikan yang kuat dan fokus pada kualitas. Finlandia telah berhasil mencapai prestasi tinggi dalam bidang pendidikan internasional.

Meskipun tidak semua anak Finlandia pintar secara inheren, sistem pendidikan mereka memberikan kesempatan yang baik bagi mereka untuk mengembangkan potensi mereka. Sistem pendidikan di Finlandia didasarkan pada pendekatan holistik yang memprioritaskan kebahagiaan dan kesejahteraan siswa, bukan hanya hasil akademik semata.

BACA JUGA:Deretan Siswa Tercanggih, ini Negara Pendidikan Terbaik

Anak-anak Finlandia diberi kebebasan untuk bereksperimen, mengeksplorasi minat mereka, dan belajar melalui pengalaman praktis. Mereka juga didorong untuk berpikir kritis, mengembangkan kemampuan kolaboratif, dan menjadi mandiri. Pendidikan dasar di Finlandia berfokus pada pembelajaran yang berpusat pada siswa.

Kurikulumnya mencakup mata pelajaran inti seperti bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, dan seni, serta memberikan waktu yang cukup bagi siswa untuk bermain dan berkreasi. Anak-anak Finlandia juga memiliki kesempatan untuk memilih pelajaran tambahan sesuai minat dan bakat mereka.

BACA JUGA:Menkeu Sri Mulyani Sahkan Gaji Honorer Jenis Ini

Di tingkat menengah atas, siswa di Finlandia dapat memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan tujuan karir mereka. Ada program pendidikan umum yang berfokus pada studi akademis serta program kejuruan yang mempersiapkan siswa untuk bekerja setelah lulus.

Sistem ini memberikan fleksibilitas kepada siswa untuk mengikuti minat mereka dan membangun karir yang sesuai. Selain pendidikan formal, Finlandia juga memiliki budaya membaca yang kuat.

BACA JUGA:ASIK!! Ribuan Honorer Jenis Ini Alih Status Jadi ASN PPPK

Perpustakaan umum tersebar di seluruh negara dan anak-anak didorong untuk membaca dan menjelajahi dunia literatur. Ini membantu meningkatkan kemampuan bahasa, imajinasi, dan pengetahuan mereka.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap individu adalah unik, dan tidak semua anak Finlandia akan secara otomatis menjadi pintar. Meskipun sistem pendidikan Finlandia telah membuktikan keberhasilannya, faktor-faktor lain seperti bakat alami, motivasi, dan lingkungan juga berperan penting dalam perkembangan anak dalam bidang akademik maupun non-akademik.

BACA JUGA:Wajib Dipahami! Ternyata Ini Sifat Cowok yang Suka Main Biliar

Finlandia menjadi salah satu negara yang dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik. Dalam kancah internasional, nilai siswa-siswi mereka konsisten berada di peringkat teratas. World Economic Forum mencatat, negara di Eropa utara itu sukses unggul dalam hal pendidikan, di atas Amerika Serikat dan negara-negara di Asia Timur yang juga dikenal peringkat satu dalam matematika dan sains.

The Program for International Student Assessment (PISA) mengkategorikan Finlandia sebagai negara yang kaya dengan reformasi intelektual dan pendidikan. Finlandia juga dikenal sebagai negara dengan penduduk paling bahagia di dunia.

BACA JUGA:Tak Hanya Masyarakat, Mahasiswa UGM Juga Sampaikan Usulan Ke Anggota DPRD Empat Lawang

Dengan berbagai catatan itu, apa penyebab sistem pendidikan Finlandia menjadi yang terbaik di dunia, TERNYATA INI 10 rahasianya?

1. Tidak Ada Ujian Nasional Finlandia tidak memiliki tes standar untuk seluruh siswa seperti Ujian Nasional (UN) di Indonesia. Ini karena mereka menyadari bahwa setiap anak memiliki keunikan dan kecerdasannya masing-masing.

Satu-satunya tes yang terdapat di negara tersebut adalah Ujian Matrikulasi Nasional. Namun, tes tersebut bersifat sukarela untuk siswa tahun terakhir menengah atas. Sebagai gantinya, seluruh siswa di Finlandia dinilai secara individual dengan sistem penilaian yang telah ditetapkan oleh guru masing-masing. Lalu, keseluruhan nilai perkembangan siswa dilakukan oleh Kementerian Pendidikan setempat yang mengambil sampel kelompok dari berbagai sekolah.

BACA JUGA:Diluar Nalar! Ini Misteri di Balik Keindahan Kabupaten Lahat, Banyak Miliki Keajaiban dan Legenda, Ada Apa Yah

2. Guru Wajib Memiliki Gelar Master Seluruh guru di Finlandia diwajibkan untuk memiliki gelar master, termasuk ilmu pedagogis. Profesi guru di negara tersebut juga sangat dihormati, digaji besar. Tak heran, jurusan pendidikan di Finlandia sangat bergengsi. Guru mendidik murid berdasarkan sistem kepercayaan, bukan kontrol.

3. Menekankan Kerja Sama, Bukan Persaingan Berbeda dengan sebagian besar negara lain di dunia, para siswa di Finlandia tidak dituntut untuk bersaing menjadi nomor satu dan berlomba-lomba meraih nilai tinggi di kelas. Sistem pendidikan Finlandia tidak memiliki daftar siswa terbaik. Sebab, mereka tidak menerapkan persaingan, melainkan kerja sama.

BACA JUGA:Diluar Nalar! Ini Misteri di Balik Keindahan Kabupaten Lahat, Banyak Miliki Keajaiban dan Legenda, Ada Apa Yah

4. Tidak 'menghamba' prestasi akademik Sebagian besar sekolah di dunia lebih memprioritaskan nilai ujian para siswanya dan menuntut mereka untuk unggul dalam matematika dan sains. Akibatnya, para sekolah seringkali melupakan aspek emosional murid. Sejak 1980-an, Finlandia meninggalkan hal tersebut dan berfokus pada hal-hal yang mendasar dalam pendidikan sehingga lingkungan sekolah menjadi tempat yang menyenangkan.

BACA JUGA:Ini Daftar Nama Calon Bawaslu, Lulus Seleksi Tertulis dan Psikotes

Berikut hal-hal dasar yang menjadi prioritas pendidikan Finlandia.

- Pendidikan harus menjadi instrumen untuk mengimbangi ketimpangan sosial

- Semua siswa menerima makanan sekolah gratis - Kemudahan akses pelayanan kesehatan - Konseling psikologi

- Bimbingan individual

BACA JUGA:Bak Trenggiling, Aksi Lucu ODGJ di Lahat Panjat Tiang Traffic Light Malah Takut Turun

5. Mulai Sekolah pada Usia 7 Tahun Di Finlandia, anak-anak baru diizinkan untuk mulai bersekolah bila sudah menginjak usia tujuh tahun.

Pemerintah Finlandia memberikan kebebasan di masa perkembangan kanak-kanak dengan tidak memberikan pendidikan wajib agar anak-anak dapat menikmati masa kecilnya dengan maksimal.

Selain itu, Finlandia hanya menerapkan 9 tahun wajib belajar bagi semua anak. Pendidikan setelah kelas 9 atau di atas usia 16 tahun adalah hal yang opsional.

BACA JUGA:Cara Menghasilkan Uang dari Media Sosial: Strategi yang Efektif untuk Kesuksesan Anda

6. Ada Opsi Selain Kuliah Pendidikan Finlandia menawarkan opsi yang menguntungkan bagi siswa yang hendak melanjutkan pendidikannya. Di Finlandia, ada sekolah menengah atas (setara SMA) yang merupakan program tiga tahun untuk mempersiapkan siswa mengikuti Ujian Matrikulasi.

Ujian Matrikulasi adalah ujian yang menentukan penerimaan mereka di universitas. Biasanya, ujian tersebut didasarkan pada spesialisasi yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di sekolah menengah.

BACA JUGA:Misteri di Balik Keindahan Kabupaten Lahat! Banyak Miliki Keajaiban dan Legenda, Ada Apa Yah?

Lalu, ada pendidikan kejuruan, yaitu program tiga tahun yang melatih siswa untuk melanjutkan karier profesional. Mereka memiliki pilihan untuk mengikuti tes Matrikulasi jika ingin mendaftar ke Universitas.

7. Mulai Belajar Lebih Siang Siswa di Finlandia biasanya baru memulai sekolah pada pukul 09.00 hingga 09.45. Menurut penelitian yang dipublikasikan PubMed Central, jam belajar di sekolah yang lebih awal bisa berdampak buruk terhadap kesehatan, kebahagiaan, dan tingkat kematangan siswa.

BACA JUGA:Tradisi Unik Malam Pertama Pernikahan di Cali Colombia Disaksikan Ibu Mertua

Sekolah Finlandia dimulai lebih siang dan biasanya berakhir pada pukul 02.00 hingga 02.45. Mereka memiliki periode kelas yang lebih lama dan istirahat yang lebih lama.

Selain itu, sistem pembelajaran secara keseluruhan tidak ada yang memberikan informasi atau pelajaran yang banyak kepada siswa, tetapi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran holistik.

8. Guru yang Sama Selama Bertahun-tahun Para siswa di Finlandia diajari oleh guru yang sama selama enam tahun bersekolah. Dengan demikian, guru bisa berperan sebagai mentor atau bahkan seperti anggota keluarga.

BACA JUGA:Ternyata Ini 4 Tradisi dan Keajaiban yang Tersembunyi di Kabupaten Lahat, Ada Tarianya Juga Lho!

Selama bertahun-tahun bersama, siswa dan guru membangun rasa saling percaya sehingga mereka saling mengenal dan menghormati. Hal ini diterapkan karena setiap individu memiliki kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda-beda. Dengan menerapkan sistem guru yang sama selama bertahun-tahun, para guru dapat mengetahui kebutuhan khusus para siswanya sehingga mereka dapat secara akurat memetakan dan memerhatikan perkembangan siswa.

9. Sistem Belajar yang Santai Di Finlandia, suasana pembelajaran cenderung lebih santai. Para siswa biasanya hanya memiliki beberapa kelas dalam sehari. Mereka diberi waktu untuk makan, melakukan kegiatan yang menyenangkan, dan bersantai.

BACA JUGA:Penduduk Negara Ini 5 X Penduduk Indonesia, Negara Manakah? Berikut Urutan Populasi Negara Terbesar di Dunia

Bahkan, para siswa diberikan waktu 15 hingga 20 menit untuk meregangkan tubuh, menghirup udara segar, dan beristirahat. Tidak hanya para siswa, para guru pun juga diberikan ruang khusus di setiap sekolah untuk bersantai, mempersiapkan hari, bahkan sekadar bersosialisasi.

BACA JUGA:Mau Tahu Ini Daftar Negara Ter di Dunia, Indonesia Ter Apa Ya?

10. Jarang Ada PR Menurut Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), para siswa di Finlandia memiliki jumlah pekerjaan rumah (PR) yang paling sedikit bila dibandingkan dengan para siswa lain di seluruh dunia. Bahkan, para siswa Finlandia hanya menghabiskan maksimal 30 menit untuk mengerjakan tugas dari sekolah di rumah.(*).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: