Dzikir Selepas Sholat Wajib: Mengamalkan Sunnah dan Menjaga Pahala

Sabtu 13-04-2024,15:28 WIB
Reporter : DWIKA
Editor : RISKI SAPUTRA

    Bacaan ini memuji Allah sebagai Pemberi Sejahtera dan menyatakan kekuasaan serta kemahakuasaan Allah SWT.

BACA JUGA:Sambut Ramadan, Majelis Dzikir At Thohir Gelar Tabligh Akbar di Empat Lawang

3. Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:

    - Subhaana Allah (Artinya: "Maha Suci Allah")

    - Alhamdulillah (Artinya: "Segala puji bagi Allah")

    - Allahu Akbar (Artinya: "Allah Maha Besar")

    Ucapan ini kemudian digenapkan menjadi seratus dengan bacaan:

    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Lailahaillallah wahdahula syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syai-in qadir.

    Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan segala pujian, dan Dia atas segala sesuatu Maha Kuasa."

BACA JUGA:Malam Tahun Baru, Bupati Ajak Berdzikir dan Berdo'a

4. Membaca Ayat Kursi

Dilanjutkan dengan membaca ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255) yang berisi pengakuan tentang kebesaran Allah SWT dan kuasa-Nya yang meliputi langit dan bumi.

5. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surat ini dibaca tiga kali setiap selesai sholat wajib, khususnya setelah sholat Maghrib, berdasarkan hadist shahih.

Kategori :