Legenda Maung Panjalu, Harimau Jelmaan Cucu Kembar Prabu Siliwangi Menjaga Pajajaran dan Majapahit

Legenda Maung Panjalu, Harimau Jelmaan Cucu Kembar Prabu Siliwangi Menjaga Pajajaran dan Majapahit

Istimewa/internet--

RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID - Legenda Maung Panjalu adalah cerita mistis yang berkaitan dengan dua cucu kembar Prabu Siliwangi, Bongbang Larang dan Bongbang Kancana, yang menjelma menjadi harimau.

Kisah ini memiliki ikatan kuat dengan masyarakat Panjalu, Ciamis, Jawa Barat, dan menjadi bagian dari sejarah serta legenda Kerajaan Pajajaran dan Majapahit.

Bongbang Larang dan Bongbang Kancana adalah cucu Prabu Siliwangi yang memulai perjalanan mencari ayah mereka, Pangeran Gajah Wulung, yang merupakan keturunan Kerajaan Majapahit.

Dalam perjalanan tersebut, mereka tiba di hutan belantara di kaki Gunung Sawal (Ciamis sekarang).

Di hutan itu, Bongbang Larang mengalami musibah ketika kepalanya tertutup oleh pendil, wadah ari-ari mereka saat lahir.

BACA JUGA:OPD Poros 7 Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Bunda Hepy Safriani

BACA JUGA:Kisah Tewasnya Trunojoyo, Pantangan Orang Jawa dalam Mempertahankan Tahta

Untungnya, Aki Garahang berhasil membelah pendil tersebut menjadi dua, dan ini menciptakan saluran air Cipangbuangan dan kolam Pangbuangan.

Setelah tinggal bersama Aki Garahang, kedua cucu Prabu Siliwangi mendapatkan peringatan untuk tidak mendekati Kolam Pangbuangan.

Namun, mereka melanggar larangan tersebut. Akibatnya, setelah menyentuh air kolam, tubuh mereka berubah menjadi harimau.

Aki Garahang yang terkejut awalnya hampir membunuh kedua harimau itu, namun ia segera menyadari bahwa harimau tersebut adalah jelmaan dari Bongbang Larang dan Bongbang Kancana.

BACA JUGA:Menilik Kejayaan yang Tersisa dari Pabrik Karung Goni Delanggu Klaten

BACA JUGA:Ardaraja, Pengkhianat Singasari yang Membuka Jalan Runtuhnya Kerajaan

Aki Garahang kemudian memberikan nasihat kepada mereka untuk tidak mengganggu warga Panjalu dan hewan peliharaannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: