Misteri Hilangnya Amelia Earhart: Teka-Teki yang Menggemparkan Dunia

Misteri Hilangnya Amelia Earhart: Teka-Teki yang Menggemparkan Dunia

Amelia Earhart.--

RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID - Pada tanggal 2 Juli 1937, Amelia Earhart, penerbang perempuan paling terkenal dalam sejarah, dan navigator Fred Noonan mengambil penerbangan yang akan mengubah sejarah.

Rencananya, mereka akan terbang mengelilingi dunia, tetapi sayangnya, penerbangan tersebut berubah menjadi salah satu misteri paling terkenal dan tak terpecahkan dalam sejarah penerbangan.

Hilangnya Amelia Earhart tetap menjadi teka-teki besar yang memicu spekulasi, teori konspirasi, dan upaya pencarian yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Apple Tiba-tiba Tarik WhatsApp dan Threads dari App Store China, Ada Apa?

Amelia Earhart telah memperoleh ketenaran internasional karena keberaniannya sebagai penerbang wanita pada masa ketika penerbangan masih dianggap sebagai hal yang sangat berisiko dan dominasi pria.

Pada 1932, ia mencapai prestasi luar biasa dengan menjadi wanita pertama yang terbang sendirian lintas Atlantik, dan kemudian menjelajahi berbagai rute penerbangan yang menarik perhatian publik.

Pada tanggal 2 Juli 1937, Earhart dan Noonan meninggalkan Papua Nugini untuk penerbangan terakhir mereka, menuju pulau Howland di Samudra Pasifik.

BACA JUGA:Dampak yang Tak Terduga dari Sering Bergadang pada Tubuh Anda

Namun, sekitar dua pertiga dari perjalanan mereka, komunikasi dengan mereka terputus dan mereka hilang dari radar.

Meskipun pencarian besar-besaran dilakukan oleh pihak berwenang dan pemerintah AS, serta upaya pencarian swasta yang didukung oleh keluarga dan penggemar Earhart, pesawat mereka tidak pernah ditemukan.

Hilangnya Earhart menjadi salah satu misteri paling terkenal dalam sejarah penerbangan.

Sejak hilangnya Earhart, banyak teori telah diajukan tentang nasibnya.

BACA JUGA:Hasil MPL ID S13: Rebellion Esports Balaskan Dendamnya, Raja Langit Mulai Bangkit

Beberapa teori mengatakan bahwa pesawatnya jatuh di laut dan mereka meninggal, sementara yang lain berpendapat bahwa mereka mendarat di pulau terpencil dan bertahan hidup untuk waktu yang singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: