Bikin Kaget Dunia, Ini Eksplorasi Keindahan Alam di Rawa Pening Kota Semarang

Bikin Kaget Dunia, Ini Eksplorasi Keindahan Alam di Rawa Pening Kota Semarang

ILUSTRASI.--

BACA JUGA:Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Terancam di PTDH

Kisah dimulai dengan Baru Klinting ditinggal oleh bapaknya, Ki Hajar, yang pergi bertapa di Gunung Telomoyo saat Baru Klinting masih dalam kandungan.

Setelah lahir dan beranjak dewasa, Baru Klinting memutuskan untuk menyusul sang bapak yang sedang bertapa di gunung tersebut.

Ibunya memberikannya sebuah lonceng untuk memberi isyarat bahwa ia adalah anak Ki Hajar.

Namun, saat Baru Klinting tiba di Gunung Telomoyo dan menunjukkan lonceng dari ibunya kepada Ki Hajar, sang ayah malah memerintahkannya untuk melingkarkan tubuhnya di sekitar gunung.

BACA JUGA:Misteri Batu Listrik di Situs Gunung Padang Jejak Tersembunyi di Kompleks Punden Berundak Kuno, Berikut Cerita

Baru Klinting pun mengambil wujud naga, namun karena tak sampai, ia menjulurkan lidah naganya.

Ki Hajar kemudian memotong lidah ini dengan keris sakti, dan lidah tersebut menjelma menjadi Tombak Baru Klinting yang terkenal sakti di Jawa.

Menghancurkan Desa dengan Lidi Ajaib

Setelah bertemu ayahnya, Baru Klinting turun gunung dan menemukan sebuah desa yang sedang berpesta dengan memakan seekor ular raksasa.

BACA JUGA:Ini Ceritanya! Teror Tersembunyi Menelusuri Misteri Pulau Bali di Desa Trunyan

Saat Baru Klinting meminta makanan karena lapar, warga desa justru mengusirnya.

Hanya seorang nenek yang memberinya makanan dan membantunya.

Karena kesal, Baru Klinting menancapkan sebuah lidi ajaib dan menantang warga desa untuk mencabutnya.

Meskipun semua warga mencoba, tak satupun yang berhasil. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: