Ini Tanggapan Siswa dan Pemuda Tentang Guru

Ini Tanggapan Siswa dan Pemuda Tentang Guru

GURU: Tampak guru-guru sedang berpose bersama, Jumat (25/11). FOTO: IST FOR REL--

EMPAT LAWANG, RAKYATEMPATLAWANG.COM - Tepat hari Jum'at (25/11) ialah Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus HUT ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Profesi guru adalah salah satu pekerjaan yang sangat mulia karena keberhasilan seseorang berawal dari didikan orang tua di rumah dan didikan guru di sekolah.

Ajaran guru di sekolah sangat berpengaruh dengan karakter peserta didik, karakter peserta didik menentukan nasib negara Indonesia. Guru berkualitas, peserta didik cerdas, Indonesia semakin jaya.

Sosok guru mempunyai kenangan tersendiri dalam diri peserta didik. Kenangan-kenangan indah yang tertuang dalam kata dan tulisan penuh makna. Setiap tetes keringat seorang guru ialah ilmu bagi peserta didik, setiap ilmu yang datang dari seorang guru ialah bekal masa depan peserta didik untuk menuju masa depan yang gemilang.

Berikut makna seorang guru dari kalangan siswa, dan pemuda:
 
"Guru adalah orang tua kedua kita di sekolah, kalau orang tua kandung memberi nafkah, kalau guru memberi ilmu, tanpa guru manusia tidak akan tahu tentang apapun," - Salsya Ferdina, kelas 9.4 MTs 1 Empat Lawang -

"Guru adalah seorang pahlawan tanpa tanda jasa, mereka ibaratkan sebuah lilin yang rela membakar dirinya sendiri demi untuk menerangi, memberikan petuah petuah kehidupan yang kadang tidak hanya mengajarkan materi dunia pendidikan, tetapi nilai nilai kemanusiaan. Selamat hari guru," - Indri Dwi Agustin, Kelas 12 MIPA 1 SMA N 1 Tebing Tinggi -

"Guru adalah penerang dari gelapnya kebodohan. Guru adalah tempat mencari ilmu yang bermanfaat, tanpa tanda jasa guru membuat kami menjadi sosok yang berarti untuk negeri," - Ardi Dwi Prakoso, kelas 12 TKJ, SMK N 1 Empat Lawang -

"Guru itu bagaikan matahari yang tidak pernah bosan menyinari bumi, begitulah juga semangat dan kasih sayangnya mengajar dan mendidik aku, guru juga seperti orang tua kandung, dia akan marah jika aku melakukan kesalahan dan senang melihat aku mendapatkan pencapaian, guru tidak menuntut aku untuk selalu benar dan bisa melakukan apapun karena dia tahu semua murid ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing, membahas tentang guru, guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, guru juga profesi yang paling mulia karena ia mengajar dengan hati yang ikhlas," - Marpin Agustio, Penggiat Literasi, Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang -

"Guru itu adalah the best Teacher yang melahirkan ribuan anak yang cerdas dan bermutu," - Desi Nopita Sari, Penggiat Literasi, Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang -

"Sama seperti sosok orang tua yang bahkan ketika aku ingin menceritakan tentang mereka aku akan menangis terlebih dahulu begitu juga dengan guru, dari awal masuk sekolah bisa dibilang aku bukan anak yang penurut tapi guru guruku yang hebat dan luar biasa tak pernah berhenti berusaha membuatku menjadi lebih baik
dan sekarang aku merasakan hasil dari didikan mereka yang dulu selalu mereka ajarkan kepadaku. Dari relung hati yang terdalam dengan bibir yang terasa kering untuk berucap, aku akan tetap mengatakan bahwa bapak ibu guru itu adalah salah satu orang yang berjasa dalam hidupku. Mungkin jika ingin diceritakan tentang guru tak akan cukup ratusan bait. Selamat hari guru, guruku yang hebat, pahlawan tanpa tanda jasa yang luar biasa," - Silvy Amelia Ardiva, Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Empat Lawang -

Seperti itulah sosok seorang guru di mata orang-orang yang pernah diajarkan. Selamat HUT ke-77 PGRI dan HGN. (Ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: