BACA JUGA:Jangan Pernah Menolak Tawaran Makanan di Bangka Belitung, Ini Alasannya!
Pertunjukan dimulai dengan pawang Antu Bubu yang membawa Bubu ke tempat pertunjukan.
Pawang kemudian membacakan mantra dan menaburkan kemenyan, memberikan aspek mistis pada pertunjukan.
Lawan Antu Bubu kemudian datang dan mencoba merusak Bubu dengan cara apapun.
Pemenang dianggap berhasil jika mampu merusak Bubu, yang merupakan tanda bahwa roh pencuri telah dikalahkan.
BACA JUGA:Ditembak Tak Mempan, Dipenggal Tak Meninggal! Mengenal Rawa Rontek, Ilmu Kuno Pulau Jawa
Makna Kemenyan dalam Antu Bubu
Penggunaan kemenyan dalam kesenian Antu Bubu menciptakan atmosfer mistis yang menambah daya tarik pertunjukan.
Kemenyan sering dihubungkan dengan ritual mistis, tetapi ternyata kemenyan juga memiliki manfaat lain dari sudut pandang ilmiah.
Kemenyan dapat diinterpretasikan sebagai aroma terapi anti-depresan yang menenangkan.
BACA JUGA:Kisah Nyata dari Orang-orang yang Pernah Bertemu dengan Makhluk Gaib di Hutan
BACA JUGA:Alasan Meletusnya Gunung Barujari: Mitos dan Kepercayaan Masyarakat
Menurut penelitian, kemenyan mengandung senyawa yang dapat mempengaruhi aktivitas otak.
Senyawa ini dapat merangsang area otak yang bertanggung jawab atas emosi dan ingatan.
Dengan demikian, kemenyan dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan konsentrasi.