Maung Bikang Sang Pemenggal Kepala Tentara Burkha

Sabtu 26-08-2023,11:06 WIB
Reporter : Mael
Editor : Mael

Maung Bikang Sang Pemenggal Kepala Tentara Burkha

BANDUNG, RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID -Pada suatu pagi di tahun 1946, di markas Panglima Divisi Siliwangi, Kolonel Abdul Haris Nasution di Jalan Kepatihan Bandung, datanglah seorang perempuan muda menunggang kuda. 

Dengan minim ucapan, perempuan tersebut langsung memasuki markas dan menemui Nasution. 

Dia meletakkan sebuah bungkusan di atas meja sang panglima. 

BACA JUGA:Kisah Pemberani Laswi, Harimau Betina dari Bandung

Begitu bungkusan dibuka, isi bungkusan berisi sepenggal kepala seorang Perwira Muda gurka yang masih segar, lengkap dengan tanda kepangkatannya. 

Perempuan muda ini adalah Susilawati, anggota Laskar Wanita Indonesia (Laswi). 

Keberanian dan ketegasannya membuktikan bahwa para anggota Laswi, termasuk Susilawati, mampu berjuang dengan ganas di medan perang.

Selain Susilawati, ada seorang anggota Laswi lain yang juga dikenal pemberani, yaitu Willy Sukirman. 

BACA JUGA:Cerita Tentang Laut Tador, Berikut Legenda Asal Mula Terbentuknya Danau, Air Mata Tenggelamkan Sebuah Desa

Willy sering kali terlihat bertempur dengan ganas, bahkan saat dirinya terluka. 

Ia memenggal kepala tentara gurka dengan menggunakan pedang kecilnya. 

Willy terkenal dengan kisah pertarungannya melawan tentara gurka di dekat jembatan viaduk. 

Kedua wanita ini, Susilawati dan Willy, dijuluki "Maung Bikang" atau "Harimau Betina," menggambarkan keberanian dan ketangguhan mereka dalam bertempur.

BACA JUGA:Danau Laut Tador di Mana? Berikut Legenda Asal Mulanya, Tangisan Seorang Anak Tenggelamkan Sebuah Desa

Kategori :