Iklan Pemkab

Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas dengan Layar OLED Memukau, Cocok untuk Hiburan

Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas dengan Layar OLED Memukau, Cocok untuk Hiburan

Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas dengan Layar OLED Memukau, Cocok untuk Hiburan tapi Masih Terkendala Layanan Google:ist/net--

RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID - Huawei kembali menghadirkan tablet berukuran ringkas melalui MatePad Mini yang mengusung layar 8,8 inci.

Perangkat ini menawarkan pengalaman multimedia yang nyaman berkat desain tipis, bobot ringan, dan panel Flexible OLED PaperMatte Display, sehingga cocok digunakan untuk menonton film, membaca e-book, hingga berselancar di internet.

Tablet ini memiliki bodi setebal 5,2 mm dengan bobot hanya 260 gram. Layarnya beresolusi 2.560 x 1.600 piksel, mendukung refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan hingga 1.800 nits, serta rasio layar ke bodi mencapai 92 persen sehingga memberikan tampilan yang tajam dan imersif.

Dari sisi performa, Huawei MatePad Mini ditenagai chipset Kirin 9010B yang dipadukan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB.

BACA JUGA:BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di 7 Provinsi, Masyarakat Diminta Hemat Air dan Waspada Karhutla

Perangkat menjalankan HarmonyOS 4.3.0 dengan baterai berkapasitas 6.400 mAh yang sudah mendukung pengisian cepat 66W.

Dalam penggunaan sehari-hari, tablet ini dinilai nyaman digenggam dengan satu tangan dan praktis dibawa bepergian.

Ukurannya yang lebih besar dari smartphone namun lebih kecil dibanding tablet 11 inci membuatnya ideal sebagai perangkat hiburan untuk menonton video, bermain gim ringan, membaca, hingga membuka dokumen sederhana.

Namun, Huawei MatePad Mini belum menjadi pilihan terbaik untuk kebutuhan produktivitas. Layar 8,8 inci terasa sempit saat menjalankan dua aplikasi secara split screen atau mengerjakan dokumen yang membutuhkan ruang kerja lebih luas.

BACA JUGA:BNNK Empat Lawang Gandeng Pemerintah Kelurahan, Perkuat Gerakan Ananda Bersinar dan Kelurahan Bersinar

Kompromi terbesar tablet ini tetap berada pada absennya Google Mobile Services (GMS). Pengguna harus mengandalkan AppGallery, Petal Search, atau memasang aplikasi pihak ketiga seperti GBox agar dapat mengakses layanan Google seperti Play Store, Gmail, YouTube, dan Google Drive.

Meski GBox menawarkan pengalaman yang menyerupai tablet Android pada umumnya, pengguna tetap disarankan berhati-hati.

Aplikasi tersebut berjalan melalui lingkungan virtual dan memiliki kebijakan pengumpulan informasi perangkat tertentu.

Karena itu, penggunaan akun Google kedua dinilai lebih aman dibanding memakai akun utama yang berisi data pekerjaan maupun informasi penting.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: