Monumen Jaten: Menyimpan Sejarah Lahirnya Ibu Negara Tien Soeharto

Monumen Jaten: Menyimpan Sejarah Lahirnya Ibu Negara Tien Soeharto

Istimewa/internet--

Hingga kini, sumur tersebut masih dirawat dengan baik dan airnya dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Selain pendapa dan sumur, di kawasan Monumen Jaten juga terdapat Masjid Fatimah yang dibangun pada tahun 1992.

Masjid ini masih aktif digunakan oleh masyarakat dan dikelola oleh Alfandi Sutoyo, yang juga menjadi imam masjid sejak awal dibangun.

Selain itu, terdapat juga perpustakaan yang menyimpan buku-buku serta dokumentasi foto perjalanan hidup Presiden Soeharto.

Pada tahun 2002, keluarga Soeharto menyerahkan kepemilikan Monumen Jaten kepada Begug Poernomosidi, mantan Bupati Wonogiri.

BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Raih Dana Insentif Fiskal Rp 5,7 Miliar atas Keberhasilan Penanggulangan Stunting

BACA JUGA: Kampung Dolmen Maskuning Kulon: Jejak Peninggalan Prasejarah di Bondowoso

Meskipun alasan penyerahan tersebut tidak jelas, Monumen Jaten tetap menjadi tempat bersejarah yang menyimpan banyak kenangan bagi keluarga besar Soeharto dan masyarakat sekitar.

Meski memiliki nilai sejarah yang tinggi, Monumen Jaten saat ini kurang mendapat perhatian.

Beberapa warga sekitar, seperti Walidi, berharap monumen ini dirawat lebih baik, mengingat kondisinya yang mulai memudar, menjadi sasaran vandalisme, serta kurangnya keamanan yang menyebabkan kotak infaq masjid beberapa kali dibobol maling.

Walidi juga menambahkan bahwa air dari Sumur Fatimah masih sering digunakan oleh masyarakat yang mempercayai khasiatnya untuk kesembuhan dan berbagai keperluan lainnya.

Monumen Jaten bukan sekedar tempat bersejarah, namun juga tempat yang masih hidup dan digunakan oleh masyarakat hingga saat ini.

BACA JUGA: Situs Lebak Cibedug: Warisan Megalitikum di Kabupaten Lebak

BACA JUGA: Ngorongoro Tanzania, Surga Satwa Liar di Kawah Vulkanik Raksasa

Dengan perawatan yang lebih baik, diharapkan Monumen Jaten bisa terus menjadi saksi sejarah kelahiran Ibu Tien Soeharto dan menjadi tempat yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: