Kehadiran sistem tersebut juga menjadi salah satu daya tarik utama Googlebook, terutama bagi pengguna yang sehari-hari mengandalkan perangkat Android untuk bekerja, berkomunikasi maupun menikmati berbagai layanan digital.
Acer hingga Lenovo Jadi Mitra Produksi
Google tidak sendirian dalam menghadirkan Googlebook. Sejumlah produsen komputer disebut akan menjadi mitra untuk memproduksi perangkat tersebut.
Nama-nama yang disebut antara lain Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo.
BACA JUGA:Tomica Land Cruiser 40 Edisi Indonesia Cuma 5.000 Unit, Kolektor Wajib Catat Tanggalnya
Keterlibatan sejumlah produsen tersebut membuka kemungkinan hadirnya beberapa model Googlebook dengan perbedaan desain maupun spesifikasi.
Namun, salah satu elemen desain yang disebut menjadi ciri khas perangkat adalah glowbar pada bagian penutup laptop.
Magic Pointer Jadi Fitur AI
Selain Gemini, Googlebook juga membawa fitur AI bernama Magic Pointer.
Fitur tersebut dirancang untuk memberikan rekomendasi tindakan berdasarkan objek yang ditunjuk pengguna menggunakan kursor di layar.
Dengan demikian, kursor tidak hanya digunakan untuk memilih atau membuka objek, tetapi juga dapat menjadi bagian dari interaksi dengan teknologi AI.
Magic Pointer juga tidak disebut aktif secara terus-menerus. Pengguna harus menggerakkan kursor terlebih dahulu untuk mengaktifkan fitur tersebut.
Mekanisme ini memungkinkan pengguna tetap mempunyai kendali kapan bantuan AI digunakan dan mengurangi kemungkinan munculnya saran secara terus-menerus saat laptop sedang dipakai.
Bawa Fitur Android 17
Googlebook juga disebut akan membawa sejumlah fitur yang berasal dari Android 17. Salah satunya adalah kemampuan membuat serta menyesuaikan widget sesuai kebutuhan pengguna.