RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pertanian memfasilitasi pelaksanaan program sosialisasi pertanian modern dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya mempercepat modernisasi sektor pertanian di daerahdaerah Sosialisasi di selenggarakan di ruang rapat madani pemerintah Kabupaten empat Lawang, kamis, (23/07/2026).
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad melalui Kepala Dinas Pertanian, Hendra Lezi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penyuluh pertanian terhadap teknologi pertanian modern agar dapat diterapkan oleh para petani di lapangan.
"Program ini bertujuan menyosialisasikan pertanian modern kepada seluruh kelompok tani melalui para penyuluh pertanian yang bertugas di lapangan," ujar Hendra Lezi.
Seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Direktur Wilayah BRMP yang membawahi wilayah Sumatera Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian modern di daerah.
Kabupaten Empat Lawang menjadi salah satu daerah yang dipercaya melaksanakan program nasional tersebut.
Sasaran utama kegiatan adalah para penyuluh pertanian sehingga mereka dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan materi dan teknologi pertanian modern kepada para petani dan kelompok tani.
Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan produktivitas pangan nasional melalui penerapan sistem pertanian berbasis teknologi.
BACA JUGA:Apple Rilis iOS 27 Beta 4, Hadirkan Fitur Baru Apple TV, Siri, AirPods hingga Bocoran iPhone Lipat
Salah satu materi utama yang diberikan adalah penerapan Precision Agriculture Advanced System (PAAS) atau sistem pertanian presisi.
Teknologi ini merupakan penyempurnaan dari sistem budidaya yang telah ada dengan menerapkan intensifikasi pertanian secara lebih modern dan efisien.
Dalam penerapannya, metode tanam mengalami perubahan. Jika sebelumnya petani menggunakan bibit yang disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lahan, kini benih dapat langsung ditanam pada lahan yang telah dipersiapkan, disertai penerapan pemupukan yang lebih efektif sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.
Program tersebut selanjutnya akan dilanjutkan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kementerian Pertanian.
Sebagai bentuk implementasi di lapangan, Kabupaten Empat Lawang memperoleh alokasi 10 kecamatan sebagai lokasi demplot (demonstration plot) atau lahan percontohan.