Selain itu, aplikasi sistem disebut ditulis ulang menggunakan Flutter dan Rust, menggantikan basis lama Java dan Kotlin demi meningkatkan performa serta keamanan.
Perubahan besar ini membuat faktor spesifikasi perangkat menjadi krusial.
Redmi Note 13 Pro menggunakan Snapdragon 7s Gen 2, sementara Redmi Note 13 Pro+ dibekali Dimensity 7200 Ultra.
Jika chipset tersebut dinilai kurang optimal menjalankan arsitektur baru HyperOS 4, maka pembaruan bisa saja tidak diberikan.
BACA JUGA:Resmi! Samsung Setop One UI 8.5 Berbasis Android 16 untuk Banyak HP Lama, Ini Daftar Lengkapnya
BACA JUGA:LATPRAOPS Sikat Musi 2026 Digelar! Polres Empat Lawang Siap Sapu Bersih Premanisme hingga Narkoba
Kasus serupa sebelumnya juga terjadi pada beberapa perangkat Xiaomi lain yang hanya mendapat pembaruan Android tanpa HyperOS terbaru.
Menanti Konfirmasi Resmi Xiaomi
Hingga saat ini, Xiaomi belum merilis daftar resmi perangkat yang akan menerima HyperOS 4.
Kepastian kemungkinan baru akan diumumkan pada Agustus atau September mendatang saat sistem operasi tersebut diperkenalkan secara resmi.
Untuk sementara, pengguna Redmi Note 13 Pro series masih dapat bernapas lega karena Android 16 dipastikan tetap hadir. Namun, apakah HyperOS 4 akan ikut menyapa perangkat ini, masih menjadi tanda tanya besar.