Warga Sumsel Diimbau Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Kamis 14-12-2023,13:04 WIB
Reporter : Mael
Editor : Mael

PALEMBANG, RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID - Warga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor seiring dengan meningkatnya intensitas hujan.

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) secara rutin menggelar apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Banjir dan Tanah Longsor di daerah tersebut.

Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi langkah preventif Pemprov Sumsel untuk mengevaluasi kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana alam.

BACA JUGA:Songsong Dua Dekade Pembangunan

"Dengan kesiapan ini, diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dari ancaman bencana, walaupun kita juga berharap bencana itu tidak terjadi," papar Agus Fatoni menyatakan.

Pemprov Sumsel baru saja melewati situasi sulit akibat kabut asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang kini telah teratasi seiring peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.

Namun, Fatoni menyoroti potensi ancaman baru, seperti banjir bandang dan tanah longsor, yang dapat mengancam beberapa wilayah di Provinsi Sumsel.

BACA JUGA:Waspada Kecoa: 5 Cara Alami untuk Membasminya di Musim Hujan

Fatoni terus mengingatkan seluruh personel satgas penanggulangan bencana untuk tetap waspada.

Selain itu, edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat menjadi fokus penting dalam upaya pencegahan.

"Kondisi ekologi dan perilaku manusia dapat kita perbaiki, namun perlu kerjasama komprehensif untuk mengatasinya," tegasnya.

BACA JUGA:Pasak Bumi Ternyata Miliki 6 Manfaat Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

Dalam konteks mitigasi risiko, Fatoni menekankan perlunya terus dilakukan untuk mengurangi risiko bencana banjir dan tanah longsor.

Data kejadian bencana di Provinsi Sumsel pada tahun 2022 mencatat sebanyak 147 kali kejadian, sementara hingga November 2023 tercatat sebanyak 69 kali kejadian bencana.

"Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan kita, bencana ini tidak bertambah lagi. Walaupun terjadi, kita berharap tidak menimbulkan kerusakan sarana prasarana dan korban jiwa," pungkas Fatoni. (*)

Kategori :