BACA JUGA:HUT ke-64, Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi Terus Terbang Lebih Tinggi
Ini juga bisa dikatakan sebagai kunci utama untuk menaikkan skor kredit.
Membayar tagihan yang tidak tepat waktu berdampak negatif terhadap skor kredit.
Supaya nantinya tidak lupa membayar tagihan tepat pada waktunya, manfaatkan fitur pembayaran otomatis atau menggunakan pengingat kalender.
BACA JUGA:Bupati Joncik Hadiri RUPS Tahunan Bank Sumselbabel
Kemudian, tetap simpan kartu kredit yang tidak terpakai.
Perusahaan global penilai kredit nasabah biasanya tetap membiarkan kartu kredit yang tidak digunakan agar tetap aktif.
Namun, pastikan kartu tersebut tidak membebani dengan biaya tahunan.
BACA JUGA:Pelaku Perampokan Bank BRI Pagaralam Tertangkap, Pelakunya Adalah Mantan Satpam Bank
Langkah ini bisa menjadi strategi yang cerdas untuk menjaga skor kredit.
Sebab, saat menutup akun kartu kredit, ini bisa meningkatkan rasio penggunaan kredit.
Jika memiliki jumlah yang sama tetapi memiliki lebih sedikit akun aktif dapat menurunkan skor kredit.
BACA JUGA:Mantap Nih, Buruan!! Open House Berhadiah Umroh, Motor, Hp dan Tv di Rumah Gubernur
Untuk mengetahui riwayat kredit individu, anda bisa melakukan pengecekan di Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebelum ada SLIK, informasi debitur biasanya diurus oleh Bank Indonesia lewat BI Checking.
BI Checking ini merupakan laporan yang dulunya dikeluarkan oleh Bank Indonesia yang umumnya berisi riwayat kredit/pinjaman seorang nasabah kepada bank atau lembaga non bank.