Dari Dapur Rumahan ke Pasar Digital, Tercabaikan Sukses Angkat Baso Aci Lewat Dukungan BRI
Dari Dapur Rumahan ke Pasar Digital, Tercabaikan Sukses Angkat Baso Aci Lewat Dukungan BRI:ist/rls--
RAKYATEMPATLAWANG.DISWAY.ID – Berawal dari dapur sederhana, usaha kuliner Tercabaikan kini berkembang menjadi salah satu brand makanan lokal yang cukup diperhitungkan di Bandung.
Mengusung konsep kuliner tradisional dengan sentuhan modern, Tercabaikan menghadirkan berbagai menu seperti baso aci, cimol bojot, cireng kuah, mie kocok, kupat tahu, hingga cilok dengan inovasi rasa yang unik.
Pemilik Tercabaikan, Inggra DP, mengungkapkan bahwa ide usaha ini muncul setelah dirinya melihat antusiasme masyarakat terhadap baso aci saat berkunjung ke Garut.
Dari rasa penasaran, ia mencoba membuat sendiri di rumah dan membagikannya kepada keluarga. Respons positif menjadi titik awal berkembangnya usaha tersebut.
BACA JUGA:Motorola Moto G18 Resmi Hadir, Bawa Performa Kencang dan Fitur Premium dengan Harga Terjangkau
“Dari situ saya mulai menerima pesanan pre-order, terutama setelah momen syukuran pernikahan saya pada 2017. Ternyata banyak yang tertarik,” ujarnya.
Seiring waktu, Tercabaikan terus berinovasi dengan menghadirkan variasi menu seperti baso aci kuah keju, seblak, hingga soto.
Bahkan kupat tahu dikreasikan dengan sambal geprek dan chili oil untuk mengikuti selera pasar modern.
Dalam perjalanannya, berbagai tantangan sempat dihadapi, mulai dari produksi hingga pemasaran yang awalnya dilakukan sendiri.
Namun, pemanfaatan platform digital seperti marketplace, media sosial, hingga WhatsApp Business membantu memperluas jangkauan pasar.
BACA JUGA:Kamera Galaxy S26 Ultra Makin Canggih, Nightography Jadi Andalan Saat Perayaan
BACA JUGA:Baterai Tahan Seharian, Galaxy Buds4 Cocok untuk Aktivitas Padat
Perkembangan usaha semakin pesat setelah Inggra mengikuti pelatihan melalui platform LinkUMKM BRI di Rumah BUMN Bandung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
